Jumat, 24 November 2017

SAFETY CAMPAIGN NMAX RIDERS BEKASI


Berangkat dari keprihatinan generasi muda saat ini, Nmax Riders Bekasi atau NRB menggelar suatu kegiatan positif dalam rangkaian acara Safety Campaign Award 2017. Dalam Hal ini NRB di percayai masuk dalam 10 besar nominasi komunitas yang lolos dalam seleksi awal pengiriman proposal kegiatan, dan siap bersaing dengan komunitas lainnya. 

" Jelas kami siap bersaing, namun kami bersaing secara kompetitif bukan reaktif atau kearah negatif. Kami tunjukan kekompakan, kami buktikan konsepnya dan kami juga perlihatkanefek dari kegiatan ini " Tegas Heru Selaku ketua Pelaksana 1.

NRB mengusung Tema " Motor Bukan Untuk Anak Umur < 17 Thn " karena berdasarkan survey dari beberapa lembaga, tingkat kematian anak di bawah umur yang menggunakan kendaraan roda dua sangat meningkat setiap tahunnya, hal ini senada seperti yang dikatakan oleh Fariz Selaku Ketua pelaksana 2. 

" Makin banyak yang meninggal, terus siapa yang mau nerusin negara ini kalo pada meninggal dijalan karena kecelakaan bawa motor " sambil tersenyum.

Berdasarkan UU LAJ 22/2009 Pasal 281 sudah sangat jelas dikatakan bahwa pengendara dibawah umur atau yang belum mempunyai Sim DILARANG menggunakan kendaraan roda dua, sangsi jelas 4 bulan kurungan atau denda maksimal Rp 1.000.000,- 

kekompakan NRB kian terasa disaat tim dari Safety Campaign Award 2017

internal Member yaitu Heru dan Fariz memberikan sosialisasi dan membuat suatu komitmen yang kepada seluruh member agar ikut serta dalam segala bentuk kegiatan yang di selenggarakan. 

Komitmen ini ditunjukan dengan foto bersama di moment touring keluarga besar NRB dan memegang huruf satu persatu hingga membentuk tulisan 

" M O T O R B U K A N U N T U K A N A K U M U R < 17 THN " 

Adapun rangkaian kegiatan yang kami adakan adalah 
Pengambilan data awal
Pendataan tahap awal disekitar jalan raya yang terindikasi  banyak pengguna motor dibawah umur dan sekolah-sekolah tingkat pertama.
Edukasi / sosialisasi / pelatihan kepada murid-murid SMP melalui pihak sekolah yang ditunjuk / bersedia.
Aksi simpatik dengan menggelar spanduk atau banner yang berisi edukasi/peringatan akan bahayanya motor bagi penggunan di bawah 17  tahun serta pembagian sticker peringatan dijalan raya yang ditunjuk.
Survey dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar melalui aktivitas arisan RT, pengajian, tempat kopdar komunitas/klub motor dll.

5.     Pengambilan data akhir
Pendataan akhir adalah pengambilan data kembali dengan lokasi, hari dan jam yang sama seperti point 1, dan digunakan untuk memantau sejauh mana efektivitas kegiatan yang sudah dilakukan, apakah berhasil atau tidak.

2. Aksi Simpatik
Sabtu 04 November 2017 kami akan mulai kegiatan

Aksi simpatik di Lapangan Pedurenan dilanjut sosialisasi ke SMP 10 Bekasi dan SMP Al Azhar Bekasi, semoga dalam rangka kegiatan ini NRB sebagai komunitas yang peduli dengan nasib generasi mendapat respon positif dari segala elemen baik Dinas pendidikan, Kepolisian, dan orang Tua tentunya, 

Kalo semua anak diperkenankan naik motor oleh orang tuanya ? lalu siapa yang mengawasinya ?  

Bekasi 04/11/17 - Bukan karena keren, bukan karena hebat, tapi pikirkan anak kalian kalo kecelakaan di jalan siapa yang bertanggung jawab, Hal ini menjadi kegelisahan kami sebagai komunitas pencinta motor, “ kami jelas punya SIM (Surat izin mengemudi) tapi kalo anak di bawah umur 17 tahun meninggal di jalan karena kecelakaan ” apa iya kalian merelakannya tegas Eko selaku PIC 1 Nmax Riders Bekasi pada saat di temui di acara akasi simpatik di jalan Raya lapangan pedurenan Bekasi Timur.
Hal ini tidak hanya dirasakan Om Eko Sapaan Akrabnya,

Senada yang dikatakan Om Dadang selaku PIC 2 
komunitas yang saat ini memiliki 80 member aktif, “ Jelas Bro anak2 di bawah usia itu secara mental masih labil berkendara, sayang kalo nyawa mereka dipertaruhkan di jalan, mending kesekolah bawa gitar belajar seni dan bisa nyalurin bakatnya ” sambil tersenyum di tengah aksi simpatik.

Kami memulai aksi simpatik pada pukul 06.0 sd 08.00 lumayan cukup lama dan menjadi perhatian para pengguna jalan, tujuan kami melakukan aksi pada jam tersebut karena pada umumya jalan raya di Bekasi Timur ini ramai dikunjungi para pengguna R2, sempat salah satu pengendara berhenti dan mengcungkan jempol ke kami, dan kami pun senang bahw mereka menyambut positif acara aksi simpatik, walaupun ada sebagian pengedara khususnya anak-anak memandang sinis aksi kami, tetapi kami tidak ambil pusing hal itu karena niat kami baik memberi tahu kebenaran.

Istilah mengatakan fenomena anak dibawah umur menggunakaan kendaraan bermotor bak seperti buah “ SIMALAKAMA ” Tanpa faktor pendukung dari orang tua, sekolah, kepolisian, dinas pendidikan dan komunitas motor. 

Anak itu pasti menganggap remeh hal ini dengan dalih tidak ada kendaran sepraktis motor, preeet. 

Aksi yang berjalan 120 menit ini, dikawal langsung oleh Wakil kepala Polisi sektor Bantar gebang Beliau mengatakan bahwa “ Kami sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh nmax riders bekasi, kami salut dan bangga masih ada komunitas yang peduli anak-anak jaman sekarang ” tegas AKP Telly Areska
putra
Semoga melalui aksi- aksi ini kami keluarga besar Nmax Riders Bekasi berpesan bahwa, 
1, STOP Penggunaan Motor dibawah umur < 17 Thn
2. Belum punya Sim jangan naik Motor
3. Keselamatan berlalu lintas dimulai dari keluarga
4. Pikirikan masa depan mu bukan motor mu,
5. Sayang Anak atau celakakan anak anda dengan motor
6. Sekolah dulu naik Motor kemudian.

Dengan kata-kata sentilan tersebut seharusnya para orang tua sadar, akan bahaya menggunakan motor pada anak, dari Lapangan Pedurenan Bekasi Timur TIM Humas Melaporkan
[14:03, 11/5/2017] +62 813-1333-0708: JUDUL SAYANG anak atau celaka kan anak dengan motor


3. Sosialisasi ke SMPN 10 Bekasi dan SMP Al AZhar Bekasi

Tak Puas hanya dijalan, ke sekolah menengah pertama (SMP) kami sambangi  

Bekasi 04/11/17 - Aksi nyata kembali kami buktikan, selain menyelenggarkan aksi dijalan, kami bergegas untuk menuju kesekolah pertama yaitu SMPN 10 Bekasi untuk memberikan Sosialisasi serta edukasi kepad hampir 200 murid SMPN 10 Bekasi, hal ini bertujuan tak hanya jalan yang menjadi fokus utama kami, tapi sekolah pun akan kami datangi agar tepat sasaran “ hal ini dia iyakan salah satu member NRB yang menjadi Kordinator Acara ” Tante Mey panggilan akrabnya. Selain memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pelajar, akan kami tutup dengan penadatangan “ NOTA KESEPAKATAN ”
antara pihak sekolah, kepolisian lalu lintas dan 
Perwakilan pihak Nmax Riders Bekasi, Nota kesepakatan ini memiliki maksud agar pihak sekolah juga akan berkomitmen untuk mengawasi bahwa murid dilarang bawa motor.

Kami dari pihak kepolisian lalu lintas juga menghimbau kepada adik2 semua bahwa motor bukan untuk anak umur < 17 Thn, “ Ingat ya adik2 bahwa motor bukanlah hak kalian motor merupakan hak bagi para pengendara usia > 17 tahun, fenomena seperti ini sudah sering kami alami menindak tegas anak2 dibawah umur yang berkendara, tapi tetap saja membawa karena faktor orang tualah yang penting sat ini ” tegas Yulianto Kanit lantas bantar gebang,

Beliau juga menambahkan bahwa, kegiatan komunitas ini sangat bermanfaat. Tutupnya. Hasbullah sebagai perwakilan SMPN 10 juga mengatakan hal yang serupa, sambil tersenyum.

Dewasa ini, banyak sekali anak2 sekolah yang tidak memperhatikan bahayanya berkendara bermotor, merupakan peran orang tualah yang terpenting dalam hal ini, kami dari pihak sekolah telah mengeluarkan peraturan larangan untuk tidak membawa motor, tapi nyatanya masih saja tetap membandel, tetapi dengan dukungan kawan2 komunitas, pihak kepolisian dan media, seharusnya itu sudah cukup menjadi cambuk untuk para orang tua untuk tidak MENGIZINKAN ANAKNYA MENGGUNAKAN KENDARAAN BERMOTOR karena akan membahayakan nyawa anak tersebut, jadi boleh apa buat. 
TAATILAH peraturan

“ Saya Terharu & Bangga “
Masih ada yang peduli dengan anak2 dibawah umur membawa kendaraan Motor
Ibu Hj Noor Azizah KEPSEK SMP Al Azhar

4. Touring Sosialisasi Bekasi Indramayu

400 KM pun, kami tempuh hanya untuk mengkampanyekan motor bukan untuk anak umur < 17 Thn, 

Bekasi - 11.11.17 Sebagai momentum yang cantik untuk Nmax Riders Bekasi untuk senatiasa, mengkampanyekan Program " Motor Bukan Untuk anak < 17 Thn " hal ini disampaikan oleh Heru sebagai ketua pelaksana Touring Sosialiasi Motor Bukan Untuk Anak < 17 Thn, " Kami lakukan perjalan dalam rangka kampanye, tidak hanya di sekolah namun sepanjang jalan menuju Indramayu pun kami lakukan sosialiasi ini dengan menggunakan Rompi berwarna Hijau terang " ujarnya. Selain itu kampanye ini di lakukan di panggung utama acara anniversary NR Indramayu yang ke 2, hal ini di anggap positif sekali oleh Sekda Indramayu, " Di Indramayu juga banyak sekali anak2 masih SMP sudah menggunakan motor, namun kami sudah berkordinasi kepada Dinas Pendidikan untuk mengeluarkan SK disetiap sekolah SD/SMP/SMA " tegas Bpk Ahmad Bahtiar S.H 

Yang unik pada kampanyekan hal ini, disaat teguh PIC dari Nmax riders Karawang sangat mendukung kampanye ini ikut menyuarakan pada saat rolling thunder keliling kota Indramayu, " Ingat Bapak2 Ibu Semua , Motor Bukan Untuk anak < 17 Thn, Motor dulu naik motor kemudian " Tegas nya. Kegiatan yang ditutup dengan Foto bersama dan pemasangan banner di setiap sudut acara, mengundang Om Hilman selaku Founder NR Ikut berkomentar " Mengutamakan Keselamatan merupakan modal utama dari para bikers, apalagi kalo motor itu bukan untuk anak < 17 Thn, saya sangat setuju sekali, Maju terus NR Bekasi jaya selalu " Tutupnya.

5. Sosialisasi 119 untuk anak dibawah umur

Tak puas, kami hanya mensosialisasikan “ Motor Bukan Untuk 
Anak Umur < 17 Thn ” tapi kami Ajarkan juga bagaimana respon ketika kalian melihat sebuah kecelakaan.

Fenomena kecelakaan dijalan raya kini kian makin dekat dengan kita semua, namun apakah kita semua tau bagaimana cara menanganinya, ketika melihat kecelakaan ada di depan kita? Jangan hanya foto apalagi menertawakan, perisitiwa tersebut yang sering terjadi disekeliling kita, Namun Fenomena tersebut dijawab tegas oleh Komunitas pencinta Motor Yamaha Nmax di Bekasi yaitu Nmax Riders Bekasi, “ Kami berupaya mengajarkan dari dini bagaimana penanganan pertama pada kecelakaan, minimal tau nomer 119 sebagai upaya awal membantu ” tegas Fariz Ketua Pelaksana 2  acara Campaign “ MOTOR BUKAN UNTUK ANAK UMUR < 17 Thn ”. 

Sebagai komunitas motor, ini merupakan bagian dari tugas kami untuk saling berbagi Informasi penting ini, oleh karena itu kami mengandeng Palang Merah Indonesia Wilayah Kota Bekasi, untuk ikut serta dalam acara ini, alasan kami mengambil tema  penanganan pertama ini sangat sederhana, karena kami miris melihat “ Habit ” anak jaman sekarang yang lansung menshare melalui akun Sosmednya bila melihat sebuah kecelakaan. Apakah pantas perlakuan seperti itu ? 

Sidik salah satu relawan PMI yang turut serta dalam sosialisasi ini, menunjukan kekagumannya, “ Tak banyak komunitas yang masih mau peduli dengan fenomena penanganan pertama pada kecelakaan apalagi target nya anak SMP yang dalam kondisi nya sangat masih sangat labil ”

 Bapak Widodo, Selaku Kepala Sekolah SMPN 36 Kota Bekasi, mengaku sangat bangga dengan kedatangan kami, “ Salut untuk NMAX Riders Bekasi yang peduli dengan keselamatan berkendara ” Ujarnya saat acara sedang belangsung, Semoga kegiatan kami bermanfaat untuk para siswa/i SMPN 36 Beka

Jumat, 06 Januari 2017

Menuju Telaga Sarangan, Magetan

Telaga sarangan merupakan sebuah danau yang cantik yang berada di dataran tinggi pegunungan, telaga sarangan ini juga dikenal dengan julukan Telaga Pasir , yag merupakan telaga alami yang berada di ketinggian 1.200 meter diatas permukaan laut, yang berlokasi di lereng gunung lawu, magetan, telaga ini memiliki luas sekitar 30 hektar dan kedalaman 28meter, selain pesona keindahan yang dipancarkan telaga ini juga memberikan kesejukan yang mampu membuat pengunjung betah dan nyaman saat berada di telaga tersebut, telaga sarangan ini mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya dan merupakan wisata andalan kabupaten magetan.
 
Tugu Sarangan
Seperti namanya, tempat wisata ini berwujud telaga dengan fasilitas yang ditawarkan yaitu speed boat. Anda bisa mengelilingi Telaga Sarangan dengan sensasi tersendiri. Jaraknya 16 Km dari Pusat Kota Magetan. Yah, tempat ini memang sudah begitu populer karena pemandangannya yang menakjubkan serta fasilitas yang mendukung. Dan buat anda pecinta kuliner, maka ada baiknya anda coba sate kelinci di sekitar Telaga Sarangan. Dijamin anda tidak akan kecewa kalau sudah berkunjung kesini.
 
 Pemandangan dari atas Villa
 Jalan menuju Bumi Perkemahan
 Jalan menuju lokasi
 Pemandangan Villa sekitara lokasi
 
 Sampe lokasi harus nyobain speed boat

 Wisata danau yang eksotis ini berlokasi di kecamatan plosoan tepatnya di lereng gunung lawu, kabupaten magetan, jawa timur, Indonesia. Jika daripusat kota magetan kurang lebihnya berjarak 16kilometer arah barat.
  Narsis lagi..

Telaga Sarangan juga disebut sebagai telaga pasir.
Konon, menurut cerita turun temurun di masyarakat setempat, telaga yang berada di Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur ini dibuat oleh Kyai Pasir dan Nyai Pasir.
Dua tokoh inilah yang kemudian dimitoskan masyarakat setempat sebagai cikal bakal terbentuknya Telaga Sarangan.

Salah satu pengunjung Telaga Sarangan, Prijanta, ketika ditanya ihwal terbentuknya Telaga Sarangan membenarkan adanya mitos Kyai Pasir dan Nyai Pasir.
Menurut warga Tawangmangu, Karanganyar ini, kedua sosok itu sudah sangat melegenda di balik terbentuknya Telaga Sarangan. “Berdasarkan cerita-cerita di masyarakat, Kyai Pasir dan Nyai Pasir ini mendadak berubah menjadi naga raksasa ketika memakan sebutir telur di kebunnya,”.
Lantaran merasa tubuhnya panas dan gatal-gatal usai memakan telur, lanjut Prijanta, dua ekor naga itu pun menggerus-gerus pasir dan berguling-guling tanpa henti.
Lama kelamaan, gerusan pasir oleh dua naga raksasa raksasa Kyai Pasir dan Nyai Pasir membentuk sebuah cekungan besar. Di waktu bersamaan, muncullah berbagai sumber mata air yang mengisi cekungan.
“Nah, cekungan inilah yang kemudian diyakini masyarakat sampai sekarang sebagai Telaga Sarangan,” paparnya.
Sekedar diketahui, Telaga Sarangan memiliki luas sekitar 30 hektare dengan udara yang sangat dingin. Tak jarang, objek wisata ini diselimuti kabut tebal yang membuat panorama telaga terasa samar dan kian mistis.

 

Rabu, 16 November 2016

Nmax Riders Cityride Indramayu - Pantai Tirtamaya

Indramayu merupakan sebuah kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Mungkin nama kabupaten ini masih terasa asing bagi mereka yang tinggal diluar wilayah Jawa Barat. Tapi Indramayu memiliki banyak sekali potensi wisata yang menjadikannya layak untuk dikunjungi. Mungkin nama Indramayu belum seterkenal nama Bandung, Bogor, Garut atau kota lain di Jawa barat, tapi mengenai destinasi wisata di Indramayu tidak boleh dipandang sebelah mata. Indramayu mempunyai obyek wisata menarik seperti pantai, situ dan pulau, hingga wisata sejarah.

 Cityride alun-alun Indramayu
  Cityride menuju pantai Tirtamaya
Salah satu destinasi wisata di Indramayu adalah Pantai Tirtamaya di Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu. Tempat wisata ini masih menjadi andalan Pemkab Indramayu untuk menarik banyak wisatawan untuk bisa berkunjung ke Kabupaten Indramayu.
Sekarang pantai ini kabarnya juga sudah menjadi pintu masuk menuju pulau biawak. Tentu saja pantai ini sedang digarap secara serius oleh Pemkab Indramayu untuk dijadikan destinasi wisata yang lebih menarik.
Disini kamu bisa barmain air dipantai atau hanya sekedar menikmati suasana pantai.
 Pintu Masuk Pantai Tirtamaya
Pantai Tirtamaya di Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu termasuk salah satu obyek wisata yang relatif lebih dikenal masyarakat luas, dibandingkan obyek wisata pantai lainnya yang ada di Indramayu. Maklum, obyek Wisata Tirtamaya ini sejak dulu sudah dikelola Pemkab Indramayu melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga.
Lokasi pantai Tirtamaya yang berjarak sekira 20 kilometer dari Kota Indramayu itu, sangat mudah ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Di lokasi wisata ini juga terdapat pantai yang kurang lebih 50 meter ke lepas pantai masih bisa di lalui dengan jalan kaki. Di lokasi wisata ini juga terdapat warung-warung untuk peristirahatan selepas menikmati keindahan pantai Tirtamaya, terdapat juga tempat untuk Pemandian atau ruang bilas apabila sudah selesai bermain di pantai ini.
 Selfie dulu ya
 Selfi dulu ya
 Kopdargab dan 1st Aniv Nmax Riders Indramayu
Acara Kopdargab ke2 dan 1st Anniversary Nmax Riders Indramayu ini kurang lebih di ikuti oleh 500 riders.

 sebelum pulang narsis dulu sekali lagi.

 
Hotel tempat kita menginap
sebelum pulang narsis dulu

Kamis, 18 Agustus 2016

Sunmori Pesisir Kalianda, Lampung

Berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, laut Jawa dan Selat Sunda, provinsi Lampung memiliki pantai-pantai yang eksotis. Salah satu kawasan pantai yang elok itu bisa kita datangi di Kalianda, Lampung.
Dari pelabuhan Bakauheni, Kalianda berjarak 30 km ditempuh selama satu jam. Untuk mencapai kawasan pantai ini kita terlebih dulu melintas dan menanjak perbukitan. Disana kita tidak sendirian, ada banyak truk-truk pengangkut barang yang ikut berkendara di atas jalan yang lebar dan mulus itu.

pantai desa way muli
Pantai Kalianda terdiri dari banyak pantai yang saling menyambung jadi garis pantai sepanjang teluk Kalianda. Nama pantainya pun macam-macam, Pantai Embe, Pantai Sapenan, Pantai Bagus, Pantai Canti, Pantai Wartawan, Pantai Batu Lapis dan Pantai Condong. Pengelola pantai-pantai di Kalianda sebagiannya oleh pihak swasta dan sebagian lain oleh pemerintah dengan bantuan masyarakat setempat.
 pesisir pantai batu lapis
 Jika biasanya Anda ke pantai untuk menikmati keindahan laut dan pasirnya, Anda juga dapat menikmati sensasi keunikan lain. Fenomena unik yang terjadi di pantai ini adalah kepulan asap yang juga memancarkan air panas yang keluar dari bebatuan di sekitar pantai. Air bersuhu panas ini bahkan bersumber dari belasan titik mata air. Biasanya sumber air panas hanya ditemukan jauh dari pantai, tapi disini pengunjung dapat menikmati dua keindahan sekaligus, keindahan pantai dan fenomena unik air panasnya.
 pesisir pantai canti
Keindahan pancaran air panasnya bisa dinikmati ketika air pantai sedang surut saat pagi atau sore hari. Namun, ada satu hal penting yang tidak boleh Anda lupakan. Ya! jangan coba-coba mencelupkan kaki atau tangan ke sumber air panas ini sebab temperaturnya mencapai 80 hingga 100 derajat celcius. Sumber air panas perkirakan berasal dari anak Gunung Krakatau yang hingga kini masih aktif.
 pantai desa way muli wartawan
Fenomena unik yakni sumber air panasnya, menjadi daya tarik tersendiri. Air panas tersebut dipercaya oleh warga sekitar bisa mengobati berbagai jenis penyakit seperti dari rematik, alergi dan lainnya. Apabila Anda akan menyambangi pantai ini, cobalah membawa bahan makanan yang bisa direbus, Anda pun bisa menyantapnya langsung usai direbus di sumber air panasnya. Biasanya anak-anak nelayan akan membawa hasil perburuan mereka seperti ikan, udang dan telur untuk dimasak di pantai ini. Mereka lalu menikmati hasil tangkapan mereka sambil melihat pesona indahnya pantai. Anda pun tentu saja bisa melakukan hal yang sama, melakukan kegiatan memasak langsung dengan kompor alam Pantai Wartawan. Lebih unik lagi karena airnya tidak terasa asin meski berada di dekat pantai. Biasanya para wisatawan memanfaatkannya untuk membuat kopi.
 pantai desa jondong
Keunikan pantai ini memang hanya bisa dinikmati kala air sedang surut pada pagi atau sore hari. Jika sedang pasang tentu saja sumber air panas tadi akan tertutupi oleh air yang naik ke bibir pantai. Namun meski Anda kurang beruntung melihat fenomena pantai ini, Anda masih bisa menikmati lukisan indah alam pantai yang bisa dinikmati dari atas Bukit Botak yang letaknya tidak jauh dari sumber air panas. Panorama keindahan pantai bisa Anda nikmati dari atas bukit berketinggian 50 meter ini. Di bukit ini Anda juga dapat melihat goa dan berziarah ke makam Tubagus Sulaiman, beliau adalah seorang pendekar yang berasal dari Banten.
 gunung botak dan air panas
 tempat kami menginap desa jondong

Selasa, 10 Mei 2016

1ST ANNIVERSARY NMAX RIDERS

Prima Resort Sankanhurip Kuningan 5-6 Mei 2016 menjadi saksi berkibarnya NMax Riders di dunia perBikeran tanah air. Acara yang bertujuk 1st Anniversary Nmax Riders ini mendapat sambutan positif dan dihadiri oleh seluruh nmax riders diseluruh Indonesia. Rasanya belum setahun pabrikan garputala mengeluarkan tipe motor matic cc besar yang sudah tersebar di negara negara eropa dan asia cukup membuat bangga penggunanya.

sambutan Bpk. Wakil Bupati Kuningan



Acara ini juga yang disambut oleh Wakil Bupati Kuningan Bpk. Acep Purnama, SH. MH, juga dibarengi dengan acara bakti sosial ke di Yayasan Panti Asuhan dekat dengan lokasi acara. Acara yang juga bertepatan dengan hari Isra' Mi'raj ini juga diawali dengan dakwah dari ustad ternama kuningan. 

 City rolling Linggar Jati


Rangkaian kegiatan dipagi hari dilanjutkan dengan City Rolling bareng Wakil Bupati ke tempat wisataabersejarah di Kuningan yaitu Museum Linggar Jati dan dilanjutkan dengan mengunjungi Waduk Darma Kuningan.

 Welcome Kuningan Asri

 Nmax Riders Bekasi

 City Rolling Waduk Darma


 Selfi yuk


 Pasukan NR Bekasi

Prepare balik Bekasi



Kamis, 29 Oktober 2015

Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara, HMPC Cikarang Dirikan Lembaga Pelatihan Safety Riding

Think safe and smart ride, Motto dari Safety Riding Traine Cikarang (SRTC)
RADIOANNISA.COM, CIKARANG UTARA – Membawa misi menjadi pelopor keselamatan berkendara (safety riding), Honda Mega Pro Cikarang, Sabtu (17/10) secara resmi mengukuhkan Safety Riding Trainee Cikarang (SRTC) bertepatan dengan HUT yang Ke-9 di halaman Lotte Mart Cikarang.
Ketua Divisi Touring Honda Mega Pro Cikarang, Yudi Priyanto mengatakan bahwa SRTC merupakan lembaga pelatihan tentang aturan berkendara bagi pengguna kendaraan bermotor khususnya roda dua di Cikarang.
“SRTC adalah lembaga pelatihan safety riding yang berada dibawah naungan HMPC dan Satlantas Polresta Bekasi. Motto SRTC adalah think safe and smart ride,” kata Yudi kepada RADIOANNISA.COM, Sabtu (17/10).
Yudi juga mengajak masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan, lembaga pendidikan, klub pecinta motor dan lainnya untuk memanfaatkan dan memakai jasa pelatihan SRTC dan bersama menjadi pelopor keselamatan berkendara.
Anggota Satlantas Polresta Bekasi, Bripda Halim PK, saat memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas di acara pengukuhan Safety Riding Traine Cikarang (SRTC).
Anggota Satlantas Polresta Bekasi, Bripda Halim PK, saat memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas di acara pengukuhan Safety Riding Traine Cikarang (SRTC).
Sementara itu Bripda Halim PK, anggota Satlantas Polresta Bekasi mengatakan dengan hadirnya SRTC sangat membantu pihak kepolisian, terutama Satlantas dalam rangka menekan angka kecelakaan melalui kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas.